Tuesday, November 6, 2018

CERITA SERU PENGALAMAN MEWAKILI INDONESIA KE AMERIKA



Waktu yang ditunggu-tunggu pun datang tepat pada tanggal 24 Juni 2018, saya dan siswa bertolak ke Hawaii untuk mengikuti serangkaian acara yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan Hawaii dan Korea yang bernama E-ICON World Contest yang ke 8 di Honolulu, Hawaii, USA.

Perjalanan yang sangat panjang karena kami harus transit terlebih dahulu di Narita Japan, dengan waktu 6 Jam perjalanan. Setibanya di Narita, kami langsung mencari musolah yang katanya di Jepang sudah banyak di setiap terminalnya, jadi untuk umat muslim tak perlu khawatir akan hal itu. Di Narita kami menunggu 4 jam untuk kembali perjalanan menuju Hawaii, saat itu kami hanya menghabiskan waktu dengan bermain game dan sesekali berselfie ria, karena kapan lagi bisa berfoto di Jepang walaupun hanya di bandaranya saja heheheh. Kemudian di narita saya pun tidak membeli apa-apa dikarenakan uang rupiah sudah ditukerkan ke Dolar US dan hanya ada Rp. 200.00 yang saya tukarkan kebentuk Yen, dikarenakan saya haus dan akhirnya membeli sebuah air mineral, dalam hal komunikasi di Jepang, saya pun tidak masalah karena saya sendiri adalah guru bahasa Jepang, namun lucunya dan sedikit heran juga sih, kenapa pedagang disana disaat saya bertanya menggunakan bahasa Jepang mereka jawab pakai bahasa Inggris.

4 jam menunggu di bandara pun telah berlalu, saya dan siswa pun sudah kembali masuk ke dalam pesawat JAL jangan ditanya harganya berapa, yang jelas kami di bayarin oleh panitia, hehehehe. Pramugarinya cantik persis artis-artis Jepang gitu, makanannya enak banget, pokoknya kita benar-benar di servis dengan baik. Perjalanan dari Jepang ke Hawaii pun hampir sama dari Indonesia ke Jepang yaitu 6 jam, jadi total perjalanan kami yaitu 12 jam di dalam pesawat. BT ? ya tentu, walaupun pihak JAL memberikan fasilitas ya Woooww, tapi lama kelamaan kita jenuh juga, tapi semua itu terbayar saat kita tiba di Honolulu, Hawaii, USA dengan selamat, ya itu yang terpenting kita sampai dengan selamat.


Setelah menginjakkan kaki di tanah Hawaii, mulut saya tidak henti-hentinya berkata Allhamdulillah, karena apa, jujur gak nyangka saya bisa ke Hawaii, terlebih saya ke Hawaii sebagai seorang perwakilan guru dari Indonesia untuk menghadiri acara yang sudah saya paparkan di atas bertemu dengan guru kurang lebih dari 24 negara yang ikut. Hawaii panas tapi bersih banget, negaranya teratur dan sedikit kendaraan yang melintas sana sini, menurut saya Hawaii minim polusi udara, karena saya mencium bau muka saya ketika cuci muka itu gak bau sama sekali.

Mata uang yang digunakan oleh Hawaii, tentu Dollar, saat di Indonesia saya dan siswa sempat galau, karena rupiah masuk ke angka Rp.14.000 per 1 dollar nya, dan kalau pembaca blog saya yang ingin ke Hawaii, saya sarankan untuk menggunakan travel insurance, karena disana itu serba mahal.

Setibanya kami di Kota Honolulu, kami pun dibawa oleh salah satu panitianya untuk mengelilingi tempat wisata yang ada di dekat sana. Seusainya kami melihat-lihat tempat wisata, kami pun diajak makan oleh panitia tersebut. Sumpah, saat itu kami ketakutan, takut gak bisa kebayar, karena tahu sendiri uang saku kami rata rata bawa 150$ sedangkan makan disana sekali makan itu bisa ratusan rupiah, sedangkan kami baru hari pertama di Hawaii. Saya dan siswa akhirnya memilih menu yang sudah diberikan oleh pelayan restoran, lalu kami buka itu buku menu dengan gemeteran ada kali kami 5 kali buka itu menu dan akhirnya saya dan siswa sepakat memilih makanan hanya Ayam goreng, nasi dan teh manis, walaupun teh manis di sana gak seperti teh manis di Indonesia, dan itu pun kami habis 200rb, dalam hati saya berkata "Okelah, mengorbankan 200rb di hari pertama". DAN, sengaja saya capslock, makanan yang tadi kami makan bertiga itu dibayarin oleh panitianya. Ketika diluar restoran kami berkata dengan menggunakan bahasa Indonesia, sengaja supaya dia gak ngerti dengan nada kencang sedikit kecewa, kami bertiga kompak mengatakan "TADINYA GITU, KITA PILIH YANG MAHAL". Kalau kalian tanya "Kenapa gak ditanya dulu". Ok, intinya karena GENGSI. Hahahaha.

***

Saya dan siswa menginap dan makan di asrama dan kantinnya Hawaii University. Jujur walaupun katanya kita nginap di Hawaii University, tapi kita gak tahu lokasi kampusnya dimana, karena sebegitu luas dan kita bersosialisasi dengan para Mahasiswanya yang cantik-cantik itu. Di kantin kita gak bayar, sebetulnya bayar sih kan udah ditanggung panitia, tapi untuk melakukan proses verivikasi cukup pakai kartu dan tapping ke ibu kantin yang sudah menyiapkan alatnya.











No comments:

Post a Comment