Monday, April 24, 2017

CONTOH RPP BAHASA INGGRIS K13 SMK & SMA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP – 07)
                                    
Nama Sekolah              :     SMK Negeri 2 Kota Tangerang
Mata Pelajaran             :     Bahasa  Inggris
Kelas / Semester           :     X / 1
Materi Pokok                    Descriptive Teks
Pertemuan ke                :     13
Alokasi Waktu             :     1 x 2 JP

                          
A.    KOMPETENSI INTI
1.   Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.   Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli ( gotong royong, kerjasama, toleran, damai ), santun responsif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3.   Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan aasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4.   Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B.     KOMPETENSI DASAR

1.1   Mensyukuri kesempatan dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar komunikasi internasional yang diwujudkan dalam semangat belajar
2.3   Menunjukkankan perilaku tanggung jawab, peduli, kerjasama, dan cinta damai, dalam melaksanakan komunikasi fungsional
3.7.      Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks deskriptif sederhana tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.8.     Menangkap makna dalam teks deskriptif  lisan dan tulis sederhana.
4.9.     Menyunting teks deskriptif lisan dan tulis, sederhana, tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.
4.10 Menyusun teks deskriptif lisan dan tulis sederhana tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal, dengan memperhatikan tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai dengan konteks

C.    INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

1.      Terlibat aktif dalam pembelajaran teks tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal sesuai dengan konteks penggunaanya.
2.      Bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
3.      Toleran terhadap pemecahan masalah.
4.      Mengerti teks tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal sesuai dengan konteks penggunaanya.
5.      Memahami teks tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal sesuai dengan konteks penggunaanya.
6.      Menangkap makna pemaparan teks tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal sesuai dengan konteks penggunaanya.
7.      Menyusun teks lisan untuk memaparkan, menyakan dan merespon tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal sesuai dengan konteks penggunaanya.
8.      Menyusun teks tulis untuk memaparkan, menyakan dan merespon tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal sesuai dengan konteks penggunaanya.

D.    TUJUAN PEMBELAJARAN
Kegiatan diskusi dan belajar kelompok dalam pembelajaran eksponen diharapkan siswa   terlibat aktif dan bertanggung jawab dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, memberi saran dan kritik, serta dapat:
1.      Terlibat aktif dalam pembelajaran teks tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal sesuai dengan konteks penggunaanya.
 2.     Bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
3.      Toleran terhadap pemecahan masalah.
4.      Mengerti teks tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal sesuai dengan konteks penggunaanya.
5.      Memahami teks tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal sesuai dengan konteks penggunaanya.
6.      Menangkap makna pemaparan teks tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal sesuai dengan konteks penggunaanya.
7.      Menyusun teks lisan untuk memaparkan, menyakan dan merespon tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal sesuai dengan konteks penggunaanya.
8.      Menyusun teks tulis untuk memaparkan, menyakan dan tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal sesuai dengan konteks penggunaanya.

E.     MATERI PELAJARAN

Teks deskriptif lisan dan tulis, sederhana, tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal
Fungsi sosial
Membanggakan, mengenalkan, mengidentifikasi, memuji, mengritik, mempromosikan, dsb.
Struktur text
(1)   Penyebutan nama orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal dan nama bagian-bagiannya yang dipilih untuk dideskripsikan
(2)   Penyebutan sifat orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal dan bagiannya, dan
(3)   Penyebutan tindakan dari atau terkait dengan orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal.


yang semuanya sesuai dengan fungsi sosial yang hendak dicapai.
Unsur kebahasaan
(1)   Kata benda yang terkait dengan orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal
(2)   Kata sifat yang terkait dengan orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal
(3)   Ejaan dan tulisan tangan dan c etak yang jelas dan rapi
(4)   Ucapan, tekanan kata, intonasi, ketika mempresentasikan secara lisan.
(5)   Rujukan kata
Topik
   Keteladanan tentang perilaku toleran, kewirausahaan, nasionalisme, percaya diri.

TEXT
Introduction to Description text.
SOSIAL FUNCTION: To describe a particular person, place or thing.
GENERIC STRUCTURE          
Identification        :   To identify phenomenon to be described.
Description           :   To describe parts, qualities, characteristics
Language features    : 1. Focus on specific participants.
                                  2.   Use of attributive and identifying processes.
                                  3.   Frequent use of classifiers in nominal groups.
                                  4.   Use of the Simple Present Tense.
Read the text and answer the questions. Pay attention to the generic structure.
BOROBUDUR

Identification

Description
Borobudur is a Hindu-Buddhist temple built in the 9th century under the Syailendra dynasty of Java. It is located near Magelang on the island of Java, Indonesia.
Abandoned in the 11th century and partially excavated by archaeologists in the early 20th century. Borobudur temple is well-known all over the world. Influenced by the Gupta architecture of India, the temple is constructed on a hill 46 m (150 ft) high and consists of eight step-like stone terraces, one on top of the other. The first five terraces are square and surrounded by walls adorned with Buddhist sculpture in bas-relief; the upper three are circular, each with a circle of bell-shaped stupas (Buddhist shrines). The entire edifice is crowned by a large stupa at the centre of the top circle. The way of the summit extends through some 4.8 km of passages and stairways. The design of Borobudur, a temple-mountain symbolizing the structure of the universe, influenced by temples built at Angkor, Cambodia.
Borobudur, rededicated as an Indonesian national monument in 1983, is a valuable treasure for Indonesian people.





F.     PENDEKATAN DAN MODEL PEMBELAJARAN
  1. Pendekatan dalam pembelajaran ini menggunakan Scientific appoach/pendekatan ilmiahdengan langkah-langkah sebagai berikut:  mengamati, menanya,  menalar,  mencoba, dan membuat jejaring.
  2. Model pembelajaran yang dipergunakan  adalah: PjBL/Project Based Learing, menggunakan proyek/kegaiatan sebagai media.
G.    LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
KEGIATAN
DESKRIPSI KEGIATAN
ALOKASI WAKTU
Pendahuluan
1.    Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam perkenalan dan berdoa.
2.    Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin.
3.    Menyampaikan model dan tujuan pembelajaran.
4.    Melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan untuk mengarahkan siswa menemukan konsep teks deskripsi dari berbagai situasi nyata yang dekat dengan kehidupan siswa dan menumbuhkan motivasi internal dalam diri siswa melalui menunjukkan kebergunaan mempelajari teks deskrpisi dalam kehidupan.
5.    Membentuk kelompok/rombongan belajar yang heterogen dengan menggunakan hasil observasi kelas ( menerapkan prinsip tidak membedakan tingkat kemampuan berpikir, jenis kelamin, agama, suku, dll)
@ 10 menit
 Inti
Mengamati
·           Siswa memperhatikan / menonton beberapa contoh teks/ film tentang  penggambaran orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah.
·           Siswa menirukan contoh  secara terbimbing.
·           Siswa belajar menemukan gagasan pokok, informasi rinci dan informasi tertentu dari teks
Mempertanyakan (questioning)
·           Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa mempertanyakan antara lain perbedaan antar berbagai teks deskripsi yang ada dalam bahasa Inggris, perbedaan teks dalam bahasa Inggris dengan yang ada dalam bahasa Indonesia
·           Siswa mempertanyakan gagasan pokok, informasi rinci dan informasi tertentu dari teks deskriptif
Mengeksplorasi
·     Siswa secara kelompok membacakan  teks deskriptif lain dari berbagai sumber dengan pengucapan, tekanan kata dan intonasi yang tepat
·     Siswa berpasangan  menemukan gagasan pokok, informasi rinci dan informasi tertentu serta fungsi sosial dari teks deskripsi yang dibaca/didengar.
·     Siswa menyunting teks deskripsi yang diberikan guru dari segi struktur dan kebahasaan

·     Berkelompok, siswa menggambarkan tempat wisata lain dalam konteks penyampaian informasi yang wajar terkait dengan tujuan yang hendak dicapai dari model yang dipelajari
Mengasosiasi
·           Dalam kerja kelompok terbimbing siswa  menganalisis dengan membandingkan berbagai teks yang menggambarkan orang, tempat wisata, bangunanan bersejarah terkenal dengan fokus pada  struktur teks, dan unsur kebahasaan.
·           Siswa mengelompokkan teks deskripsi sesuai dengan fungsi sosialnya.
·           Siswa memperoleh balikan (feedback) dari  guru dan teman tentang setiap yang dia sampaikan dalam kerja kelompok.
Mengkomunikasikan
·           Berkelompok, siswa menyusun teks deskripsi tentang orang/ tempat wisata/ bangunan bersejarah sesuai dengan fungsi sosial  tujuan, struktur dan unsur kebahasaannya
·           Siswa menyunting deskripsi yang dibuat teman.
·           Siswa menyampaikan deskripsinya didepan guru dan teman dan mempublikasikannya di mading.
·           Siswa membuat kliping deskripsi tentang orang, tempat wisata atau bangunan bersejarah yang mereka sukai.
·           Siswa membuat laporan evaluasi diri secara tertulis tentang pengalaman dalam menggambarkan tempat wisata dan bangunan termasuk menyebutkan dukungan dan kendala yang dialami.
Siswa dapat menggunakan ‘learning journal’
@ 70 menit
Penutup
1.      Siswa dengan bimbingan guru, membuat kesimpulan tentang pemaparan teks deskripsi
2.      Guru memberikan PR tentang pemaparan teks deskripsi
3.       Siswa dipersilakan untuk mempelajari materi selanjutnya.
@ 10 menit





H.    MEDIA & SUMBER BELAJAR
1.Media Belajar :
   a. Leptop dan projector
   b. Tape Recorder
   c. Alat tulis menulis
   d. Media lain yang Relevan
2.Sumber Belajar :
   a. Silabus Bahasa Inggris SMA/MA/SMK kurikulum 2013
   b. Bahasa Inggris Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, 2014
   c. English for VHS, LP2IP Jogjakarta
   d. Cambridge Advanced Learner’s Dictionary


I.       PENILAIAN HASIL BELAJAR

1.       Teknik Penilaian: tes tertulis dan lembar pengamatan sikap & ketrampilan.
2.       Prosedur Penilaian:
No
Aspek yang dinilai
Teknik Penilaian
Waktu Penilaian
1.
Sikap
a.       Terlibat aktif dalam pembelajaran tentang teks deskripsi
b.      Bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
c.       Toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
Pengamatan
Selama pembelajaran dan saat diskusi
2.
Pengetahuan
a.       Menjelaskan kembali pemaparan teks deskripsi secara tepat, sistematis.
b.      Menyatakan kembalipemaparan teks deskripsi secara tepat dan kreatif.

Pengamatan dan tes

Penyelesaian tugas individu dan kelompok
3.

Keterampilan
Terampil menggunakan pemaparan teks deskripsi dalam kehidupan sehari-hari.

Pengamatan

Penyelesaian tugas (baik individu maupun kelompok) dan saat diskusi

J. INSTRMEN PENILAIAN  HASIL BELAJAR

    Tes Tertulis           
    Read the following text and answer the following questions.
Pingvellir
Pingvellir is a very famous historic place in Iceland, where a lot of things have happened (1) which have influenced the Icelandic history.
Pingvellir  was reserved in 1928 and became a national park. Now there is a fence all around Pingvellir to protect (2) it from sheep and other animals which can destroy (3) the vegetation.
Pingvallavant, which is in Pingvellir, is the largest lake in Iceland. It is 83.7 square kilometers, and 114 meters deep. There are many kinds of fish in the lake, like trouts, charrs and tiddles.
Pingvellir is also a very famous (4)  tourism place, and thousands of people come there every year to see this smashing nature and its beautiful surroundings (5).
Men have tried to do anything they can to protect this old, famous place. They have put fence all around Pingvellir and there are special rules. They have also made many path and you are only allowed to camp on special places, to protect the vegetation. They have rebuilt the houses and many things for the travel industry.


A. Question:             
1.  What is the social function of the text?
2.  What kind of text is the text above?
3.  In which paragraph does the writer shows the desciption of Pingvellir?
4.  Where is Pingvellir situated?
5.  When did Pingvellir become national park?
6.  Men have tried to do anything they can to protect this old, famous place.  The underlined words means 
7.  How wide is the Pingvallavant?
8.  “They have rebuilt the houses and many things for the travel industry.”
     What does the word “They” refer to?
B. Find out the synonym of the words in italics.
1.   ……………………………………………
2.   ……………………………………………
3.   ……………………………………………
4.   ……………………………………………
5.   ……………………………………………










KUNCI JAWAB
Activity
A.

1.      To describe a very famous historic place, Pingvelir.
2.      Description.
3.      Par 2, 3, 4 and 5.
4.      In Iceland.
5.      In 1928.
6.      Popular, well-known
7.      83.7 square kilometers.
8.      Men

B.
1.      Took place, occur.
2.      Defend, guard, keep.
3.      Damage.
4.      Popular, well-known.
5.      Environment
C. Any possible answers.

Pekerjaan Rumah
Read and learn the following form of text.
Dearest Mom,
Mom, I couldn’t wait to tell you about my new girl friend. Last month I met a girl in my college. Her name is Sari. She comes from Solo but she lives in Jogja with her relatives. Sari is a slim girl of average height. Her short hair makes her look young and fresh. She has a light skin and pointed nose. She is charming and gentle girl and has a pleasant manner. I like her because she understands me very much and she is always ready to hear my opinion.
Mom, when are you going to Jogja again? When you do, I will introduce Sari to you, Mom. I’m sure you’ll like her very much.
So, I’m looking forward to seeing you. Bye, Mom!
Love,
Faisal

B. Write True or False the following statements according to the text above.
1.    Faisal and her girl friend met each other in their campus.
2.    Sari comes from Jogja but now she lives in Solo.
3.    Sari’s relatives live in Jogja.
4.    Sari is slim and tall. F
5.    Sari’s hair is short and curly.
6.    Sari’s behavior is very good.
7.    Sari always hears Faisal’s opinion.
8.    Faisal want his mother to go to Jogja to be introduced to Sari.
9.    Faisal and Sari live together with their relatives.
10. Faisal hopes his mother to come to Jogja with his relatives.
  
Keterangan Penilaian :
KKM   : 75
Tugas kelompok dan individu   : 70%
Sikap dan ketrampilan               : 30%


NA = Nilai Tugas Kelp & Individu x 70% +  Nilai Sikap & Ketrpl x 30%
 





Kriteria penilaian :
Baik Sekali  :  86 s/d 100
Baik             :  76  s/d  85
Sedang         :  60  s/d   75
Kurang         :  0   s/d   59

Tangerang, Juli 2015
Kepala Sekolah




          Drs. Dedi Kurniadi
  NIP. 196103051985031017 
                                    

          GuruMata Mata Pelajaran




      Eky Shalsabiq K, S.Pd

4 comments:

  1. Name : Fajar Awalia Rahman
    Class: XI TKR 2

    KI HAJAR DEWANTARA

    Raden Mas Soewardi Soeryaningrat was born in Yogyakarta on May 2nd 1889. He came from Pakualaman family, the son of GPH Soerjaningrat, grandson of Pakualam III and grew up in a family of Yogyakarta Kingdom.
    Then, in 1922 when he was 40 years old (according to the count of Caka Year), Raden Mas Soewardi Soeryaningrat changed his name to Ki Hadjar Dewantara.
    Since that time, he was no longer using a knighthood in front of his name. Based on the Indonesian spelling in since 1972, its name is misspelled as Ki Hajar Dewantara.
    Ki Hajar Dewantara ever studied at Europeesche Lagere School (ELS) at the Dutch colonial era it is an elementary school in Indonesia.
    After graduating from ELS, then he went to STOVIA (Bumiputera Medical School) is a school for the education of indigenous doctors in Batavia in the Dutch colonial era. This time it became the Faculty of Medicine, University of Indonesia. Although he did not could not complete his education because of illness.
    Ki Hajar Dewantara worked as a writer and journalist in various newspapers, such as: Tjahaja Timoer, Midden Java, De Expres, Sediotomo, Kaoem Moeda, Poesara, and Oetoesan Indies. His writing is very communicative and brave with anti-colonial spirit.
    Besides work as a writer, he is also active in social and political organizations. Since 1908, the beginning of the Boedi Utomo (BO), he was active in the propaganda section to socialize and Indonesian public awareness about the importance of a sense of unity in the nation.
    Not only that, it turns Ki Hajar Dewantara also known as a prominent pioneer of education for the natives of Indonesia from the Dutch colonial era.
    In fact, he managed to establish a school of the National University Student Park (National Institute of Taman Siswa Onderwijs) on July 3rd 1922.
    At first the Dutch colonial government attempted to deter his plan. Dutch government issued a Wild School Ordinance on October 1st 1932. However, because of his persistence and struggle, the ordinance was finally lifted.
    The college emphasizes a sense of nationality to indigenous education so that they love the nation and homeland and fight for independence.
    Ki Hajar Dewantara’s been appointed as Minister of Teaching Indonesia referred to as the Minister of Education, Teaching and Culture in the cabinet of the first Republic of Indonesia.
    For his service pioneered education in Indonesia, in 1957 he received an honorary doctorate (doctor honoris causa, Dr.H.C.) of the University of Gadjah Mada (UGM).
    Finally, he was declared as Father of National Education of Indonesia, as well as his birth day serves as National Education Day.
    Ki Hajar Dewantara died on 26th April 1959 in Yogyakarta. He was buried at the Taman Wijaya Brata, tombs for Taman Siswa’s family. His face was also immortalized on the Indonesian currency denomination of old 20,000 rupiahs.
    Brief Biography of Ki Hajar Dewantara
    Full Name: Raden Mas Soewardi Soerjaningrat
    Other Names: Ki Hajar Dewantara, Father of Education, and Ki Hadjar Dewantara
    Profession: Education Leaders
    Religion: Islam
    Place of Birth: Yogyakarta
    Date of Birth: Thursday, May 2nd 1889
    Zodiac: Taurus
    Nationality: Indonesia
    Wife: Nyi Sutartinah
    Date of Death: April 26th 1959
    Died Age: 69 years
    Grave: Taman Wijaya Brata
    Motto of Ki Hadjar Dewantara
    Ing Ngarso Sung Tulodo
    Ing Madyo Mangun Karso
    Tut Wuri Handayani
    The most famous Posts of Ki Hajar Dewantara
    If I A Dutch (Als ik een Nederlander was)
    “If I were a Dutchman, I will not hold parties independence in a country that had we took his own independence. Parallel to the path of such thoughts, not only unfair, but also inappropriate to send the inlander made donation to fund the celebration. The idea to implement the celebration of that should be insulting them, and now we also dredging their gun. Let’s go ahead insult outwardly and inwardly it! If I were a Dutchman, it is particularly offended me and fellow countrymen is the fact that inlander required to participate sponsor an activity witho

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Nama : Magfira Fitra
    Kelas : X KA 1

    ReplyDelete
  4. Nama : Magfira Fitra
    Kelas : X KA 1

    ReplyDelete